//=time() ?>
Bagaimana aku menggambar laki-laki Indonesia awal 20-an VS pemuda Jepang akhir belasan. Ini pun belum sempurna, tapi mau gimanapun style gambarnya, memang harus bisa menggambarkan perbedaan antar ras dan usia. (1/2)
"Beberapa tahun sebelum pertemuan kami, 1941."
Nakajima Masaharu saat itu berusia 17 tahun, dlm puncak semangat menggapai cita-citanya sebagai pelukis maestro. Namun ia belum menyadari di masa labil tsb, keadaan bisa sekejap berubah 180°. Mana yang ia pilih, mimpi atau negeri?
Jan-Pieter hidup dalam ketidakpastian di Belanda. Ia mulai kehilangan arah. Lalu ia kembali teringat tanah kelahirannya, Hindia. Namun ia tidak bisa kembali karena "statusnya". Apa yang kemudian terjadi?
#ATempoDoeloeStory Season 2 Ep. 2.4 sudah update 👉 https://t.co/aDE0ZSl3wY
Update episode 21 bagian 1 #NostalgiaDuaWarna. Kita akan kembali ke tahun 1941, masa muda Master Masakizura di Kyoto. Sebuah masa bahagia. Benarkah...?
Bagian 2 akan berlanjut minggu depan. Baca di Webtoon Kanvas 👉
https://t.co/sIsN7c2jBc
Sebab perang TIDAK AKAN PERNAH membawa kebaikan dari sisi manapun. (3/3)
#ATempoDoeloeStory
Orang-orang Belanda & indo-Belanda seperti Jan harus hidup dlm persembunyian saat pendudukan Jerman terhadap Belanda. Keluarga Jan beruntung karena "ditolong" oleh Keluarga Mueller yg berkebangsaan Jerman. Dan Jan yg bergabung dgn "organisasi pemuda" -- (1/3)
#ATempoDoeloeStory
Keluarga Mueller ini adalah "keberuntungan" bagi Jan yang mengiringi takdirnya di kemudian hari sebagai indo dalam keadaan dunia yang labil dan penuh curiga. Nantikan kelanjutannya.
#ATempoDoeloeStory
https://t.co/vDFGze0TEX
Amsterdam 1939, masa bersekolah Jan-Pieter. Ia menumpang kos pada sebuah keluarga Jerman, keluarga Mueller. Ia menikmati kehidupan di Belanda, dan mulai melupakan Hindia.
#ATempoDoeloeStory Season 2 ep. 2.2: Pieter-Jan, sudah update di Webtoon Kanvas 👉 https://t.co/vDFGze0TEX